Joki tugas - Beberapa kampus di Indonesia ketika tugas akhir penyusunan skripsi kerap kali ada yang membebaskan mahasiswanya untuk memilih dosen pembimbing. Namun ada juga beberapa kampus yang dosen pembimbingya sudah ditentukan oleh kaprodi. 

 

Bagi Anda yang dosen pembimbingnya pilih sendiri maka jangan sia siakan kesempatan ini. Silahkan ikuti 5 tips yang akan saya bagikan ini agar Anda tidak salah pilih:

 

 

1.     Pilih Dosen yang Tidak Killer

 

Jangan pilih dosen yang killer atau galak atau terlalu suka mencari cari kesalahan sangat sepele seperti gaya diksi juga dikomentari. Coba perhatikan lagi dosen-dosen di semester 1,2,3,4,5 yang sebelumnya sudah pernah mengajar di kelas Anda. Siapa kira-kira dosen yang pembawaanya kalem dan tidak mudah marah-marah. Jika Ada silahkan pilih dosen tersebut.

 

2.     Pilih Dosen yang Punya Pengalaman Relevan dengan Judul yang Anda Angkat Dalam Penelitian

 

Ada dosen tertentu yang dia ketika dia mengajar di kelas sangat kuat penguasaan materi tertentu. Ada dosen yang sangat ahli dalam teori manajamen sumber daya manusia dan ada juga dosen yang kurang ahli dalam teori tersebut. Jika ada dosen Namanya pak Syahroni sangat kuat dan detail penjelasanya saat mengajari materi MSDM dan kebetulan juga skripsi Anda membahas topik yang sama maka segeralah booking Pak Syahroni tersebut untuk menjadi dosen pembimbing Anda.

 

3.     Pertimbangkan Dosen yang Gendernya Sama

 

Kami tidak mengajari mahasiswa untuk berprasangka buruk ke dosen. Namun nyatanya ada mahasiswa perempuan yang ketika sedang bimbingan skripsi mendapatkan pelecehan oleh dosen pembimbing skripsi laki laki. Hal ini tidaklah berjalan sering, namun seringkali ada oknum-oknum dosen yang memanfaatkan situasi ini walaupun sekali lagi gak banyak.

 

Tapi untuk menjaga agar kejadian pelecehan ini terjadi saat bimbingan skripsi kami sarankan untuk Anda agar memilih dosen yang masih satu gender saja. Terutama Anda para mahasiswi yang rentan.

 

4.     Pilih Dosen Pembimbing yang Mudah Ditemui

 

Saran kami pilihlan dosen yang mudah untuk ditemui ketika bimbingan skripsi. Artinya ia seringkali tidak punya kesibukan lain diluar jadwal perkuliahan dan selalu stanby ketika ditemui di kantor. 

 

Ada lho dosen yang ngajar tapi ia punya kerjaan sampingan seperti ojek online sehingga ia tidak mudah ditemui saat bimbingan skripsi. Biasanya rata-rata dosen yang punya side job ini statusnya masih dosen tidak tetap.

 

Jadi agar kelancaran program skripsi Anda tidak terhambat pastikan untuk memilih dosen pembimbing yang selalu stanyby di dalam kantor.


Baca juga : Beberapa Kehebatan Mahasiswa Pendiam


 

5.     Suportif

 

Tips kelima carilah dosen pembimbing yang karakternya suportif ketika memberikan bimbingan. Suportif disini artinya dosen tersebut pro aktif bisa hadir memberikan semangat sekaligus bisa menjadi sistem support ketika mahasiswa tersebut tiba tiba mental drop dan stuck dalam menulis skripsi. 

 

Ciri-ciri dosen suportif yaitu ia tak segan chat Whatsapp langsung mahasiswanya ketika sudah 1 minggu tidak ada kabar progress sekripsi mahasiswanya.

 

Itulah 5 tips memilih dosen pembimbing yang bagus. Silahkan Anda bisa ikuti tips-tips yang kami bagikan ini agar progress sekripsi Anda bisa berjalan dengan lancar.