Joki Tugas Kuliah - Kami mencatat bahwa ketakutkan dan kecemasan selama kuliah itu kerap menghambat kelancaran dan kesuksesan akademik. Banyak mahasiswa yang drop out dari kampus karena terus menyimpan ketakutan ini. Saya sarankan harus segera hilangkan daftar-daftar ketakukan ini agar kuliah Anda bisa sukses. Berikut kami rangkum untuk Anda:
1. Buat Apa Kuliah, Yang Sudah Lulus Sarjana Saja Banyak yang Nganggur
Ini ketakutan yang sering kali muncul di medsos dan kata-kata ini kerap kali membuat mental mahasiswa yang sedang proses study kuliah drop mentalnya dan jadi berpikiran ia mengakhiri kuliahnya dengan drop out.
Menurut saya, Anda block saja tulisan toxic itu. Tetap tanamkan dalam diri untuk lulus kuliah. Kalaupun Anda benar-benar nganggur bertahun-tahun setelah lulus. Dengan keilmuwan Anda yang sarjana, Anda bisa membuka usaha sendiri saja. Akan beda hasilnya wirausaha yang dijalankan oleh orang yang lulusan sarjana vs orang yang Cuma lulusan SMK / SMA. Bagi yang lulusan sarjana jauh punya koneksi usaha dari teman kampusnya dan jauh lebih logis dalam mengambil keputusan-keputusan bisnis.
2. Skripsian Itu Sangat Berat Lho, Kamu Gak Akan Lulus
Kadang ada teman sepermaian yang nakut nakutin mahasiswa baru kuliah yang masih duduk di semester dua lalu ditakut takuti bahwa skripsian itu berat dan gak akan lulus. Bagi mahasiswa baru yang terpengaruh dengan omongan tersebut, maka bisa saja mental langsung drop dan berniat untuk berhenti kuliah daripada nanti ketemu mata kuliah tugas akhir / skripsi.
Bagi Anda mahasiswa yang baru semester dua lalu ditakut takuti akan hal itu, saran saya untuk segera blokir saja ketakutkan itu. Tanamkan dalam hati bahwa sesulit-sulitnya penulisan tugas skripsi pasti ada jalan keluar jika kalian rajin ikuti prosesnya dan rajin ikut bimbingan skripsi dengan dosen pembimbing.
Justru mahasiswa yang berhasil lulus skripsi seringkali bukan karena tulisan skripsi yang argumenya paling bagus atau paling logis kadang seringnya justru mahasiswa yang secara IQ biasa-biasa saja tapi karena rajin ikut bimbingan skripsi dosen pembimbing kemudian ACC skripsi dan akhirnya lulus.
3. Mencemaskan Peluang Kerja Prodi Pilihanya
Selanjutnya mahasiswa kerap sekali dibuat cemas dan takut akan peluang di dunia kerja prodi pilihanya. Sebagai missal ada mahasiswa yang mengambil prodi filsafat lalu ia ditakut-takuti temanya bahwa ambil prodi ini akan membuat si mahasiwa karirnya suram dikemudian hari karena jarang ada perusahaan yang rekrut lulusan filsafat.
Jika Anda ditakut takuti akan hal ini maka segeralah buang ketakutan itu. Gak selamanya kok mahasiswa lusan filsafat masa depanya akan suram. Sekali lagi nasib kesuksesan seseorang tidak selamanya ditentukan oleh prodinya tapi ada factor x lain seperti keuletan mahasiswa, jalinan koneksi, dan kreativitas mahasiswa itu sendiri dalam melihat peluang.
Buktinya ada lulusan filsafat UI Bernama Rocky Gerung yang berhasil menjadi anggota Wantimpres di era presiden Prabowo. Tentu itu sebuah prestasi yang cukup besar.
4. Takut Ambil Kuliah yang Jauh Dari Orang Tua
Ini juga seringkali menjadi penghambat bisa lulus kuliah. Ketakutan ini seringkali dialami mahasiwa semester 1 yang kuliahnya jauh dari kampung halamanya. Ada mahasiswa asal Lampung yang kuliah di UGM Jogjakarta kemudian memilih drop out karena takut jauh dari orang tua.
Untuk mengatasi ketakutan dan homesick kerinduan atas kampung halaman coba Anda sibukan diri diluar dari aktivitas utama kampus. Membaurlah dengan lingkungan Jogja dengan misalnya ikut kegiatan karang taruna, ikut pos ronda, dan kegiatan menyatu dengan masyarakat lainya. Maka kerinduan akan kampung halaman perlahan-lahan bisa hilang.
Nah itulah ketakutan-ketakutan yang harus dihilangkan selama perkuliahan. Jika Anda ada kendala akademik, maka Anda bisa hubungi kami untuk mengatasi masalah tersebut. Kami mempunyai layanan yang bisa diakses mahasiswa untuk mendapatkan bantuan penyelesaian tugas kuliah.

0 Komentar